Delta Sundarbans, di mulut sungai Gangga, adalah hutan bakau terbesar di dunia, membentang di sebagian Bangladesh dan Bengal Barat, India. Sundarbans terdiri dari jaringan kompleks saluran air pasang surut, lumpur dan pulau-pulau kecil hutan bakau penyaring garam. Daerah ini dikenal dengan berbagai jenis fauna, dengan harimau Royal Bengal yang paling terkenal, tetapi juga termasuk banyak burung, rusa melihat, buaya dan ular.
Tampilkan postingan dengan label 7Wonders. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 7Wonders. Tampilkan semua postingan
Senin, 31 Oktober 2011
Sungai bawah tanah Puerto Princesa
Taman Nasional Sungai bawah tanah Puerto Princesa berlokasi sekitar 50 km sebelah utara dari kota Puerto Princesa, Palawan, Filipina. Bentang alam ini memiliki pegunungan kapur dengan 8,2 km sungai bawah tanah yang dapat dilayari. Sebuah ciri khusus dari sungai adalah ia berkelok dalam gua sebelum mengalir langsung ke Laut Cina Selatan. Ini termasuk formasi utama stalaktit dan stalagmit, dan beberapa ruang besar. Bagian bawah sungai terpengaruh pasang surut. Sungai bawah tanah ini terkenal sebagai yang terpanjang di dunia. Di mulut gua, laguna bening dibingkai oleh pohon-pohon purba yang tumbuh tepat di tepi air. Monyet, biawak besar, dan tupai menjadikan ceruk di pantai dekat gua sebagai tempat tinggalnya
Kawah-kawah lumpur
Istilah kawah lumpur atau kubah lumpur digunakan untuk mengacu pada formasi yang tercipta oleh cairan dan gas yang keluar dari dalam bumi, meskipun ada beberapa proses yang berbeda yang dapat menyebabkan aktivitas semacam ini. Diperkirakan bahwa 300 dari sekitar 700 kawah lumpur ditemukan di Gobustan, Azerbaijan dan Laut Kaspia. Di Azerbaijan, semburan didorong dari reservoir lumpur dalam yang terhubung ke permukaan bahkan selama periode tidak aktif, ketika air merembes masih menunjukkan asal yang dalam. Rembesan lumpur bertemperatur sampai 2-3 ° C di atas suhu ambien. Pada tahun 2001, salah satu gunung lumpur 15 kilometer dari Baku menjadi berita utama dunia ketika tiba-tiba mulai memuntahkan api dengan ketinggian 15 m.
milford Sound
milford Sound, terletak di barat daya Pulau Selatan Selandia Baru, terletak di dalam Taman Nasional Fiordland. Memanjang 15 km ke pedalaman dari Laut Tasman dan dikelilingi oleh wajah-wajah tebing yang terjal yang menjulang 1200 m atau lebih di kedua sisinya. Di antara fitur-fiturnya yang paling mencolok adalah Puncak Mitre, menjulang 1.692 m di atas Sound, Puncak Gajah dengan ketinggian 1.517 m dan menyerupai kepala seekor gajah, dan Gunung Singa, 1.302 m, berbentuk singa merunduk. Hutan hujan lebat meliputi tebing ini, sementara anjing laut, pinguin dan lumba-lumba hidup di perairannya.
Matterhorn/Cervino
Matterhorn/Cervino mungkin merupakan gunung yang paling dikenal di pegunungan Alpen di Eropa. Di perbatasan antara Swiss dan Italia, menara di atas desa Zermatt di Swiss dan desa Breuil-Cervinia, Italia, di Tournanche Val. Gunung ini memiliki empat wajah, menghadap empat arah mata angin, masing-masing, dengan wajah utara dan selatan bertemu untuk membentuk punggungan puncak pendek timur-barat. Wajah-wajah yang curam, dan hanya sebagian kecil dari bersalju dan es melekat padanya; longsoran salju secara teratur menjatuhkan salju dan menumpuk pada gletser di dasar setiap wajah
Distrik Danau Masurian
Distrik Danau Masurian atau Masurian Lakeland adalah sebuah distrik di timur laut Polandia memiliki lebih dari 2.000 danau. Wilayah ini membentang ke arah timur sekitar 290 km dari Sungai Vistula selatan ke perbatasan Polandia-Lithuania dan menempati wilayah sekitar 52.000 kilometer persegi. Distrik danau dibentuk pada zaman es Pleistocene. Banyak bukit-bukit yang merupakan bagian dari morain dan banyak danau-danaunya adalah dibendung oleh moraine.
Maladewa
Kepulauan Maladewa membentuk sebuah negara kepulauan yang terdiri dari 26 atol di Samudera Hindia. Pulau-pulau ini terletak di sebelah selatan pulau Lakshadweep di India, sekitar 700 kilometer baratdaya Sri Lanka. Maladewa mencakup 1.192 pulau-pulau kecil, kira-kira dua ratus di antaranya berpenghuni.
Pulau Komodo
Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.
Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.
Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.
Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
Tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis "New Seven Wonders of Nature" yang baru diumumkan pada tahun 2011 melalui voting secara online di www.N7W.com.
Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.
Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.
Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
Tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis "New Seven Wonders of Nature" yang baru diumumkan pada tahun 2011 melalui voting secara online di www.N7W.com.
Kilimanjaro
Kilimanjaro (bahasa Swahili: kilima, gunung; njaro, bercahaya) atau dulu disebut Kaiser-Wilhelm-Spitze adalah gunung di timur laut Tanzania. Gunung ini adalah gunung tertinggi di dunia yang berdiri bebas,tingginya 4.600 m bila diukur dari kaki gunung.Puncak Kilimanjaro sekaligus merupakan puncak tertinggi di Afrika, dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut. Gunung ini juga disebut Kilima Dscharo atau Oldoinyo Oibor yang berarti gunung putih dalam bahasa MasaiKilimanjaro adalah gunung api strato raksasa yang sekarang tidak aktif, namun memiliki fumarol yang mengeluarkan gas di kawah yang terletak di puncak utama Kibo. Di Tanzania, puncak Kibo dikenal sebagai Puncak Uhurui tahun 2003, vulkanolog Jerman bernama Volker Lorenz memperkirakan magma cair terdapat di bawah permukaan kawah pada kedalaman 121,9 m (400 kaki).
Titik tertinggi adalah Puncak Uhuru yang tingginya 5.895 meter, dan merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Gunung Tertinggi Dunia. Di atasnya terdapat kawah yang lebarnya 2,4 kilometer. Johannes Kinyala Lauwo dari korps pengintai angkatan darat Marangu adalah orang pertama yang berhasil mencapai Puncak Uhuru, dan berhasil mendakinya berulang-ulang hingga 9 kali. Orang asing pertama yang berhasil mencapai Puncak Uhuru adalah Hans Meyer, pendaki dari Jerman, dan Ludwig Purtscheller pendaki dari Austria. Mereka berdua dipandu Johannes Lauwo sampai ke Puncak Uhuru pada 6 Oktober 1889. Dua puncak Kilimanjaro yang lain adalah Puncak Mawenzi (5.149 m) dan Puncak Shira (3.962 m). Puncak Mawenzi adalah puncak ke-3 tertinggi di Afrika setelah Gunung Kenya. Di tahun 1889, pemerintah Jerman memberi hadiah rumah bagi Johannes Lauwo di Ashira Marangu atas jasanya sebagai pemandu dalam ekspedisi yang dipimpin Hans Meyer. Kerabat Johannes Lauwo yang bernama Trilas Lauwo (1952-) juga menjadi wanita Tanzania pertama yang mencapai Puncak Uhuru lewat rute Mweka di tahun 1972.
Pendakian Puncak Mawenzi memerlukan keterampilan panjat tebing sekaligus panjat perbukitan es dan salju. Pendakian ke Puncak Uhuru terbilang tidak ruwet, tapi perlu waktu yang cukup untuk melakukan aklimatisasi agar tidak terkena penyakit ketinggian. Tiga rute termudah: Marangu, Rongai, dan Machame, bahkan bisa didaki siapa saja yang berbadan sehat tanpa perlu pengalaman mendaki gunung. Pendaki dianjurkan membawa obat-obatan untuk mencegah penyakit ketinggian yang diminum ketika sedang sakit kepala akibat ketinggian. Pendaki yang mengambil rute Marangu biasanya perlu 4-5 hari untuk sampai di puncak.
Hutan sepanjang rute pendakian Marangu
Di sepanjang rute pendakian tersedia pondok-pondok dengan fasilitas untuk memasak dan mandi. Beberapa pondok di antaranya bahkan memiliki aliran listrik. Tahap terakhir pendakian, dari pondok Kibo di ketinggian 4.720 m hingga sampai di puncak biasanya dijalani di malam hari ketika batu-batu kecil menjadi berkelompok karena membeku, dan jalan lebih mudah dilewati. Pendaki biasanya sudah sampai di Titik Gilman di pinggiran kawah sekitar jam lima atau jam enam pagi. Dari sana hanya perlu 1½ jam lagi untuk sampai di Puncak Uhuru. Pendaki yang masih kuat berjalan dapat melanjutkan perjalanan di bawah hangatnya sinar matahari. Setiap tahunnya, Kilimanjaro dikunjungi sekitar 15.000 pendaki, dan 40% di antaranya berhasil sampai ke puncak.
Di puncak gunung terdapat papan ucapan dalam bahasa Inggris dari pemerintah Tanzania: "Congratulations! You are now at Uhuru Peak, Tanzania, 5,895 m. AMSL. Africa's Highest Point. World's Highest Free-Standing Mountain. One of World's Largest Volcanos. Welcome." (Selamat! Anda sudah sampai di Puncak Uhuru, Tanzania, 5.895 m dpl. Titik tertinggi di Afrika. Gunung berdiri bebas tertinggi di dunia. Salah satu kawah terbesar di dunia. Selamat Datang)". Papan ini sering ditempeli stiker oleh para pendaki yang berhasil sampai di puncak. Di dekat papan terdapat sebuah kotak berisi buku tamu untuk diisi para pendaki.
Sewaktu menjalani tahap-tahap pendakian, pendaki bisa merasakan hampir semua jenis iklim yang ada di bumi. Gunung ini sangat tinggi walaupun terletak di ekuator, sehingga puncaknya selalu diselimuti salju abadi.
Titik tertinggi adalah Puncak Uhuru yang tingginya 5.895 meter, dan merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Gunung Tertinggi Dunia. Di atasnya terdapat kawah yang lebarnya 2,4 kilometer. Johannes Kinyala Lauwo dari korps pengintai angkatan darat Marangu adalah orang pertama yang berhasil mencapai Puncak Uhuru, dan berhasil mendakinya berulang-ulang hingga 9 kali. Orang asing pertama yang berhasil mencapai Puncak Uhuru adalah Hans Meyer, pendaki dari Jerman, dan Ludwig Purtscheller pendaki dari Austria. Mereka berdua dipandu Johannes Lauwo sampai ke Puncak Uhuru pada 6 Oktober 1889. Dua puncak Kilimanjaro yang lain adalah Puncak Mawenzi (5.149 m) dan Puncak Shira (3.962 m). Puncak Mawenzi adalah puncak ke-3 tertinggi di Afrika setelah Gunung Kenya. Di tahun 1889, pemerintah Jerman memberi hadiah rumah bagi Johannes Lauwo di Ashira Marangu atas jasanya sebagai pemandu dalam ekspedisi yang dipimpin Hans Meyer. Kerabat Johannes Lauwo yang bernama Trilas Lauwo (1952-) juga menjadi wanita Tanzania pertama yang mencapai Puncak Uhuru lewat rute Mweka di tahun 1972.
Pendakian Puncak Mawenzi memerlukan keterampilan panjat tebing sekaligus panjat perbukitan es dan salju. Pendakian ke Puncak Uhuru terbilang tidak ruwet, tapi perlu waktu yang cukup untuk melakukan aklimatisasi agar tidak terkena penyakit ketinggian. Tiga rute termudah: Marangu, Rongai, dan Machame, bahkan bisa didaki siapa saja yang berbadan sehat tanpa perlu pengalaman mendaki gunung. Pendaki dianjurkan membawa obat-obatan untuk mencegah penyakit ketinggian yang diminum ketika sedang sakit kepala akibat ketinggian. Pendaki yang mengambil rute Marangu biasanya perlu 4-5 hari untuk sampai di puncak.
Hutan sepanjang rute pendakian Marangu
Di sepanjang rute pendakian tersedia pondok-pondok dengan fasilitas untuk memasak dan mandi. Beberapa pondok di antaranya bahkan memiliki aliran listrik. Tahap terakhir pendakian, dari pondok Kibo di ketinggian 4.720 m hingga sampai di puncak biasanya dijalani di malam hari ketika batu-batu kecil menjadi berkelompok karena membeku, dan jalan lebih mudah dilewati. Pendaki biasanya sudah sampai di Titik Gilman di pinggiran kawah sekitar jam lima atau jam enam pagi. Dari sana hanya perlu 1½ jam lagi untuk sampai di Puncak Uhuru. Pendaki yang masih kuat berjalan dapat melanjutkan perjalanan di bawah hangatnya sinar matahari. Setiap tahunnya, Kilimanjaro dikunjungi sekitar 15.000 pendaki, dan 40% di antaranya berhasil sampai ke puncak.
Di puncak gunung terdapat papan ucapan dalam bahasa Inggris dari pemerintah Tanzania: "Congratulations! You are now at Uhuru Peak, Tanzania, 5,895 m. AMSL. Africa's Highest Point. World's Highest Free-Standing Mountain. One of World's Largest Volcanos. Welcome." (Selamat! Anda sudah sampai di Puncak Uhuru, Tanzania, 5.895 m dpl. Titik tertinggi di Afrika. Gunung berdiri bebas tertinggi di dunia. Salah satu kawah terbesar di dunia. Selamat Datang)". Papan ini sering ditempeli stiker oleh para pendaki yang berhasil sampai di puncak. Di dekat papan terdapat sebuah kotak berisi buku tamu untuk diisi para pendaki.
Sewaktu menjalani tahap-tahap pendakian, pendaki bisa merasakan hampir semua jenis iklim yang ada di bumi. Gunung ini sangat tinggi walaupun terletak di ekuator, sehingga puncaknya selalu diselimuti salju abadi.
pulau jeju
Pulau Jeju (Jeju-do) adalah pulau terbesar di Korea dan terletak di sebelah selatan Semenanjung Korea. Pulau Jeju adalah satu-satunya provinsi berotonomi khusus Korea Selatan.
Terletak di Selat Korea, sebelah barat daya Provinsi Jeolla Selatan, yang dahulunya merupakan satu provinsi sebelum terbagi pada tahun 1946. Ibukota Jeju adalah Kota Jeju (Jeju-si).
Topografi Pulau Jeju terbentuk sekitar 2 juta tahun lalu oleh aktivitas vulkanis. Di tengah-tengah pulau muncul Hallasan (Gunung Halla), gunung tertinggi di seluruh Korea (1.950 m). Pulau ini bercuaca hangat sepanjang tahun dan pada musim dingin jarang turun salju, sehingga tanaman-tanaman yang tumbuh di daerah subtropis bisa bertahan hidup.
Pulau Jeju dijuluki Samdado, "Pulau yang Berlimpah dengan Tiga Hal" yaitu, bebatuan, wanita dan angin]. Karena memiliki keindahan alam dan kebudayaan yang unik, Pulau Jeju adalah salah satu objek wisata paling terkenal di Korea. Dalam catatan sejarah, Jeju disebut dalam berbagai nama, mulai dari Doi, Dongyeongju, Juho, Tammora, Seomna, Tangna atau Tamra.
Kota pelabuhan terdekat Jeju dengan daratan utama Korea adalah Mokpo, propinsi Jeolla Selatan. Panjang garis pantai 253 km, luas keseluruhan 1.825 km². Suhu di Jeju dapat bervariasi, mulai dari tropis sampai subtriopis. Suhu rata-rata per tahunnya adalah 14,6° C dan 4,7° di musim dingin. Keanekaragaman flora yang tumbuh di Jeju sangat berbeda dengan yang ada di Semenanjung Korea. Karena iklimnya yang baik, pulau ini ditumbuhi lebih dari 1.700 jenis tanaman, sehingga Jeju dijuluki sebagai "Pulau Botani" karena kekayaan floranya.
Selama berabad-abad, penduduk Pulau Jeju dijuluki sebagai yukgoyeok ("enam jenis pekerja keras") yang merujuk kepada warga yang mengerjakan berbagai pekerjaan sulit dan berat untuk hidup, seperti mencari abalon dan kerang dengan cara menyelam ke dasar laut, membangun pelabuhan, beternak, membuat kapal dan bertani. Seringkali mereka diperas demi membayar upeti kepada penguasa di ibukota. Bencana alam seperti kekeringan dan angin topan juga sering mengakibatkan gagal panen dan kelaparan yang memakan banyak korban jiwa.
Peristiwa paling kelam dalam sejarah rakyat Jeju adalah insiden berdarah pada periode pembentukan Republik Korea pada tahun 1948 sampai periode Perang Korea (1950-1953) dimana banyak warganya dibantai karena dianggap sebagai sarang pemberontak atau pengikut komunis. Karena mengalami kehidupan yang keras oleh tekanan penguasa, warga Jeju dikenal sebagai orang-orang yang tabah dan mampu bertahan dalam situasi yang sulit. Rakyat Jeju menyatakan tentang kehidupan mereka dengan ungkapan:
“ Kebahagiaan itu kecil seperti butir pasir, sementara kesedihan itu sebesar batu karang ”
Terletak di Selat Korea, sebelah barat daya Provinsi Jeolla Selatan, yang dahulunya merupakan satu provinsi sebelum terbagi pada tahun 1946. Ibukota Jeju adalah Kota Jeju (Jeju-si).
Topografi Pulau Jeju terbentuk sekitar 2 juta tahun lalu oleh aktivitas vulkanis. Di tengah-tengah pulau muncul Hallasan (Gunung Halla), gunung tertinggi di seluruh Korea (1.950 m). Pulau ini bercuaca hangat sepanjang tahun dan pada musim dingin jarang turun salju, sehingga tanaman-tanaman yang tumbuh di daerah subtropis bisa bertahan hidup.
Pulau Jeju dijuluki Samdado, "Pulau yang Berlimpah dengan Tiga Hal" yaitu, bebatuan, wanita dan angin]. Karena memiliki keindahan alam dan kebudayaan yang unik, Pulau Jeju adalah salah satu objek wisata paling terkenal di Korea. Dalam catatan sejarah, Jeju disebut dalam berbagai nama, mulai dari Doi, Dongyeongju, Juho, Tammora, Seomna, Tangna atau Tamra.
Kota pelabuhan terdekat Jeju dengan daratan utama Korea adalah Mokpo, propinsi Jeolla Selatan. Panjang garis pantai 253 km, luas keseluruhan 1.825 km². Suhu di Jeju dapat bervariasi, mulai dari tropis sampai subtriopis. Suhu rata-rata per tahunnya adalah 14,6° C dan 4,7° di musim dingin. Keanekaragaman flora yang tumbuh di Jeju sangat berbeda dengan yang ada di Semenanjung Korea. Karena iklimnya yang baik, pulau ini ditumbuhi lebih dari 1.700 jenis tanaman, sehingga Jeju dijuluki sebagai "Pulau Botani" karena kekayaan floranya.
Selama berabad-abad, penduduk Pulau Jeju dijuluki sebagai yukgoyeok ("enam jenis pekerja keras") yang merujuk kepada warga yang mengerjakan berbagai pekerjaan sulit dan berat untuk hidup, seperti mencari abalon dan kerang dengan cara menyelam ke dasar laut, membangun pelabuhan, beternak, membuat kapal dan bertani. Seringkali mereka diperas demi membayar upeti kepada penguasa di ibukota. Bencana alam seperti kekeringan dan angin topan juga sering mengakibatkan gagal panen dan kelaparan yang memakan banyak korban jiwa.
Peristiwa paling kelam dalam sejarah rakyat Jeju adalah insiden berdarah pada periode pembentukan Republik Korea pada tahun 1948 sampai periode Perang Korea (1950-1953) dimana banyak warganya dibantai karena dianggap sebagai sarang pemberontak atau pengikut komunis. Karena mengalami kehidupan yang keras oleh tekanan penguasa, warga Jeju dikenal sebagai orang-orang yang tabah dan mampu bertahan dalam situasi yang sulit. Rakyat Jeju menyatakan tentang kehidupan mereka dengan ungkapan:
“ Kebahagiaan itu kecil seperti butir pasir, sementara kesedihan itu sebesar batu karang ”
gua-gua jeita libanon
Gua-gua Jeita adalah kumpulan gua mengkristal di Libanon yang terletak 20 km sebelah utara Beirut di Lembah Nahr al-Kalb (Anjing Sungai). Gua-gua ini terdiri dari dua gua kapur, galeri atas dan sebuah gua yang lebih rendah dimana terdapat sebuah sungai sepanjang 6230 m. Secara geologis, gua-gua membentuk terowongan atau jalur sungai bawah tanah. Dalam gua ini dan galeri, gerakan air di batu kapur telah menciptakan kubah-kubah katedral penuh dengan berbagai ukuran, warna dan bentuk stalaktit dan stalagmit, tirai yang megah dan formasi batuan yang fantastis. Total panjang gua lebih dari 9000 m dan ada satu di antara stalaktit terbesar di dunia dengan panjang 8,20 m. Gua mengakomodasi aula besar dengan jarak 108 m dari langit-langit sampai permukaan air.
Air terjun Iguazu
Air terjun Iguazu, Air terjun Iguassu, or Air terjun Iguaçu (Portugis: Cataratas do Iguaçu, (kataˈɾatɐz du igwaˈsu); Spanyol: Cataratas del Iguazú, [kataˈɾatas del iɣwaˈsu) adalah nama air terjun yang berlokasi di Sungai Iguazu di perbatasan negara bagian Paraná di Brazil dan propinsi Misiones di Argentina. Air terjun ini membagi sungai menjadi bagian atas dan bawah.
Nama Iguazu diambil dari kata dalam bahasa Guarani atau Tupi y (IPA:[ɨ]) (air) dan ûasú (IPA:[wa'su]) (besar). Legenda menyebutkan bahwa dewa ingin menikahi seorang wanita bernama Naipí, yang kemudian pergi dengan kekasihnya Tarobá dengan kano. Dewa menjadi marah dan membelah sungai sehingga terciptalah air terjun dan mereka berdua jatuh ke dalamnya. Orang Eropa pertama yang menemukan air terjun ini adalah penjelajah Spanyol bernama Conquistador Álvar Núñez Cabeza de Vaca di tahun 1541, yang juga diabadikan untuk nama bagian air terjun di sisi Argentina. Air terjun ini lalu ditemukan kembali oleh Boselli di akhir abad ke-19, dan salah satu nama air terjun lain di sisi Argentina diambil dari namanya.
Nama Iguazu diambil dari kata dalam bahasa Guarani atau Tupi y (IPA:[ɨ]) (air) dan ûasú (IPA:[wa'su]) (besar). Legenda menyebutkan bahwa dewa ingin menikahi seorang wanita bernama Naipí, yang kemudian pergi dengan kekasihnya Tarobá dengan kano. Dewa menjadi marah dan membelah sungai sehingga terciptalah air terjun dan mereka berdua jatuh ke dalamnya. Orang Eropa pertama yang menemukan air terjun ini adalah penjelajah Spanyol bernama Conquistador Álvar Núñez Cabeza de Vaca di tahun 1541, yang juga diabadikan untuk nama bagian air terjun di sisi Argentina. Air terjun ini lalu ditemukan kembali oleh Boselli di akhir abad ke-19, dan salah satu nama air terjun lain di sisi Argentina diambil dari namanya.
Minggu, 30 Oktober 2011
Teluk Ha Long
Teluk Ha Long adalah sebuah teluk seluas ±1.500 km² di sebelah utara Vietnam dengan garis pantai sepanjang 120 km. Teluk ini berada di dalam teluk Tonkin dekat perbatasan dengan Republik Rakyat Cina, berjarak sejauh 170 km dari Hanoi. "Vịnh Hạ Long" (Hán tự: 泳下龍) —Teluk Ha Long—berarti "Teluk naga yang sedang turun" dalam bahasa Vietnam.
Teluk ini terdiri dari 1.969 pulau-pulau batu kapur yang menjulang secara spektakuler dari laut. Beberapa pulau memiliki sejumlah besar gua. Hang Đầu Gổ (Gua Pasak Kayu) adalah gua terbesar di wilayah Ha Long. Turis Perancis yang mengunjunginya pada akhir abad ke-19 menamainya Grotte des Merveilles. Tiga buah ruangan guanya mengadung sejumlah besar stalaktit dan stalagmit.
Teluk ini terdiri dari 1.969 pulau-pulau batu kapur yang menjulang secara spektakuler dari laut. Beberapa pulau memiliki sejumlah besar gua. Hang Đầu Gổ (Gua Pasak Kayu) adalah gua terbesar di wilayah Ha Long. Turis Perancis yang mengunjunginya pada akhir abad ke-19 menamainya Grotte des Merveilles. Tiga buah ruangan guanya mengadung sejumlah besar stalaktit dan stalagmit.
karang penghalang besar australia
Karang Penghalang Besar (Bahasa Inggris: Great Barrier Reef) adalah kumpulan terumbu karang terbesar dunia yang terdiri dari kurang lebih 3.000 karang dan 900 pulau, yang membentang sepanjang 2.600 km. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).
Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral (coral polyp). KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981.
Kekayaan biodiversitasnya, perairannya yang hangat dan jernih, serta keterjangkauannya dari fasilitas terapung yang disebut live aboards, membuat karang ini menjadi tujuan pariwisata yang sangat populer, terutama bagi para penyelam scuba. Banyak kota di sepanjang pesisir pantai Queensland yang menawarkan wisata laut ke karang ini setiap harinya. Beberapa pulau kontinental juga telah berubah fungsi menjadi resor.
Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral (coral polyp). KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981.
Kekayaan biodiversitasnya, perairannya yang hangat dan jernih, serta keterjangkauannya dari fasilitas terapung yang disebut live aboards, membuat karang ini menjadi tujuan pariwisata yang sangat populer, terutama bagi para penyelam scuba. Banyak kota di sepanjang pesisir pantai Queensland yang menawarkan wisata laut ke karang ini setiap harinya. Beberapa pulau kontinental juga telah berubah fungsi menjadi resor.
grand canyon amerika serikat
Grand Canyon adalah sebuah ngarai tebing-terjal, diukir oleh Sungai Colorado, di utara Arizona. Ngarai ini merupakan satu dari Tujuh Keajaiban Dunia dan sebagian besar berada di Taman Nasional Grand Canyon; salah satu taman nasional pertama di Amerika Serikat. Presiden Theodore Roosevelt merupakan salah satu pendukung utama wilayah Grand Canyon, mengunjunginya dalam beberapa kesempatan untuk berburu singa gunung dan menikmati pemandangan alam yang luar biasa.
Ngarai ini, diciptakan oleh Sungai Colorado memotong sebuah selat selama jutaan tahun, panjangnya kira-kira 446 km, dengan lebar mulai dari 6 sampai 29 km dan dengan kedalaman lebih dari 1.600 m. Hampir dari 2000 juta tahun sejarah Bumi telah terpotong oleh Sungai Colorado dan anak sungainya lapis demi lapis sedimen ketika Dataran Tinggi Colorado mulai terangkat.
Grand Canyon pertama kali dilihat oleh orang Eropa pada 1540, García López de Cárdenas dari Spanyol. Ekspedisi saintifik pertama ke canyon ini dipimpin oleh Mayor AS John Wesley Powell pada akhir 1870-an. Powell menunjuk ke batuan sedimen yang terbuka di ngarai sebagai "daun dalam buku cerita agung". Namun, jauh sebelum masa itu, wilayah ini telah ditinggali oleh Penduduk Asli Amerika yang membangun tempat tinggal di tembok ngarai ini.
Ngarai ini, diciptakan oleh Sungai Colorado memotong sebuah selat selama jutaan tahun, panjangnya kira-kira 446 km, dengan lebar mulai dari 6 sampai 29 km dan dengan kedalaman lebih dari 1.600 m. Hampir dari 2000 juta tahun sejarah Bumi telah terpotong oleh Sungai Colorado dan anak sungainya lapis demi lapis sedimen ketika Dataran Tinggi Colorado mulai terangkat.
Grand Canyon pertama kali dilihat oleh orang Eropa pada 1540, García López de Cárdenas dari Spanyol. Ekspedisi saintifik pertama ke canyon ini dipimpin oleh Mayor AS John Wesley Powell pada akhir 1870-an. Powell menunjuk ke batuan sedimen yang terbuka di ngarai sebagai "daun dalam buku cerita agung". Namun, jauh sebelum masa itu, wilayah ini telah ditinggali oleh Penduduk Asli Amerika yang membangun tempat tinggal di tembok ngarai ini.
Galapagos
Kepulauan Galápagos atau Galapagos saja adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari 13 pulau utama, 17 pulau kecil, gunung berapi dan bebatuan yang terletak di Samudra Pasifik sekitar 1.000 kilometer sebelah barat pesisir Amerika Selatan atau sebelah barat pantai Ekuador. Galapagos telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1978 karena kekayaan flora dan faunanya, baik di daearan maupun lautan. Pada tahun 2007, organisasi lingkungan menyatakan rantai pulau itu terancam punah akibat peningkatan pariwisata dan pengenalan spesies invasif. Sekitar 10 ribu orang, sebagian besar nelayan, tinggal di kepulauan yang juga kaya gunung berapi ini.Secara politis, Galapagos merupakan bagian dari Ekuador. Pulau tertuanya berusia sekitar 4 juta tahun dan yang termuda masih sedang dalam proses pembentukan. Galapagos memang merupakan salah satu daerah gunung berapi yang paling aktif di dunia.
Galapagos terkenal karena jumlah spesies endemisnya yang besar dan penelitian yang dilakukan Charles Darwin yang membawanya menemukan teori seleksi alam.
Kepulauan ini dibagi kepada dua belahan: utara dan selatan khatulistiwa. Garis khatulistiwa melewati bagian utara pulau terbesar, Isabela.
Galapagos ditetapkan sebagai cagar alam pada 1959, melindungi 97,5% wilayah kepulauan ini. Sisanya diberikan kepada pemukiman manusia yang sudah ada pada waktu itu. Sekitar 1.000 hingga 2.000 orang tinggal di sana. Pada 1972 sebuah sensus dilakukan dan sejumlah 3.488 jiwa tercatat. Hingga 1980-an, jumlah ini telah meningkat hingga 15.000 orang.
Pada 1986 lautan di sekitarnya dinyatakan sebagai cadangan kelautan. UNESCO menetapkan Galapagos sebagai Situs Warisan Dunia pada 1978 yang kemudian diperpanjang pada Desember 2001 untuk memasukkan wilayah cadangan kelautan. Yayasan Charles Darwin yang didedikasikan untuk pemeliharaan kepulauan ini didirikan di Belgia pada 1959.
Dikeluarkan Dari Warisan Dunia
Komite Warisan Dunia UNESCO mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah menghapus Kepulauan Galapagos di Ekuador dari daftar situs yang terancam punah. Pengumuman itu disampaikan penyusul upaya perlindungan Quito di Kepulauan Pasifik.
Keputusan itu dilakukan setelah komite melakukan voting dengan 14 suara yang mendukung penghapusan, lima menolak, dan satu suara abstain. Kepulauan Galapagos masuk dalam daftar terancam punah pada tahun 2007. Pengumuman disampaikan oleh Menteri Kebudayaan Brasil, yang memimpin pertemuan komite minggu ini di Brasilia.
Keunikan Flora dan Fauna
Kepulauan Galapagos adalah rumah bagi berbagai spesies binatang langka yang endemik di gugus pulau vulkanis yang terisolasi di Samudra Pasifik. Satwa dengan karakteristik berbeda dengan binatang serupa yang dijumpai Charles Darwin di Inggris itulah yang menjadi bukti kunci dalam studinya tentang evolusi spesies.
Darwin dan beberapa sahabatnya, termasuk Alfred Wallace, sudah lama tertarik pada proses pembentukan spesies dan membuat teori untuk menjelaskan perubahan itu. Namun, satwa-satwa aneh yang ditemukannya di Galapagos yang akhirnya mencerahkan benak Darwin dan menjadi dasar teori seleksi alam yang mengubah ilmu biologi selamanya. Ketika naturalis Inggris muda itu mendarat di Pulau San Cristobal, Galapagos, pada 1835, dia membandingkan tempat yang panas dan berdebu tersebut dengan api neraka dan terkejut melihat binatang berbentuk ganjil yang kelihatannya tak takut kepada manusia.
Binatang liar yang hidup di Galapagos memang hampir tak pernah bersinggungan dengan manusia sehingga mereka tak punya alasan untuk takut. Ketika manusia pertama kali menginjak kepulauan itu pada 1535, satwa di sana telah menghabiskan ribuan tahun beradaptasi dengan lingkungan yang menjadi rumahnya.
Terletak 805 kilometer dari pantai barat Amerika Selatan, kondisi unik dari kepulauan yang terisolasi itu menciptakan beragam jenis binatang yang berbeda dengan kerabatnya di belahan dunia lainnya. Bahkan antarpulau pun menunjukkan ciri berlainan. Kura-kura raksasa, misalnya, tumbuh begitu besar karena nenek moyangnya, kura-kura kecil yang berenang dari daratan ke pulau itu, tidak perlu lagi bersembunyi karena tidak adanya predator di sana.
Darwin mengobservasi kura-kura raksasa, iguana, dan singa laut di Galapagos, tapi beragam spesies burung di pulau itu menangkap perhatiannya. Tak kurang dari 85 persen burung Galapagos tidak bisa ditemukan di tempat lainnya, termasuk burung finch, yang terkenal.
Ada 13 spesies burung finch yang endemik di Kepulauan Galapagos. Bentuknya serupa dengan burung finch di Eropa, kecuali ukuran dan bentuk paruhnya. Paruh itu membantu mereka mengeksplorasi sumber makanan yang berbeda di kepulauan tersebut. Beberapa di antaranya makan seperti burung pelatuk, ada pula yang menggunakan ranting untuk menggali serangga keluar dari lubang, sedangkan yang lain mematuki kutu dari punggung kura-kura.
Selama lima pekan pada 1835, Darwin melakukan observasi tentang burung-burung aneh di setiap pulau, namun belum punya gagasan apa pun tentang perbedaan itu. Baru pada 1839, Darwin berhasil menelurkan teorinya tentang seleksi alam setelah membandingkan hasil pengamatannya dengan hasil pengamatan rekannya sesama ilmuwan.
Dia menduga setiap binatang yang dikumpulkannya telah beradaptasi dalam lingkungan yang spesifik selama beberapa generasi karena nenek moyangnya memiliki karakteristik yang sesuai bagi kelangsungan hidupnya dan keturunannya. Gagasan bahwa binatang berkembang secara bertahap dari sederhana menjadi kompleks ini sebenarnya sudah dikemukakan naturalis lain pada akhir abad ke-18, namun mereka tak bisa menjelaskan bagaimana transformasi itu terjadi.
Seleksi alam yang terekam di Kepulauan Galapagoslah membuktikan teori tersebut. Meski memiliki semua bukti, baru 20 tahun kemudian Darwin merasa cukup yakin untuk mempublikasikan bukunya yang termasyhur, The Origin of Species.
Sebuah pemandangan langka berhasil diabadikan oleh Antonio Moreano di sekitar Teluk Darwin, kepulauan Galapagos, saat hendak menyelam. Seperti yang diceritakan olehnya, hewan yang kelihatan anggun dengan warna putih saljunya ini muncul dengan tiba-tiba tanpa ia sadari melewati bawah kapalnya, ketika ia akan menyelam bersama turis-turis yang dipandunya pada sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Antonio dikagetkan dengan kemunculan hewan ini. Semula ia pikir hewan itu adalah hiu paus albino biasa yang biasa ada di kepulauan itu. Ia lalu segera menyelam ke dalam laut bersama 6 orang turis lain untuk mengikuti makhluk air yang tenang ini. “Aku bilang pada semuanya agar tetap menjaga jarak dengan hewan itu”, kata Antonio. “Aku benar-benar takjub melihat makhluk itu. Semula aku pikir itu hiu paus biasa sebelum aku benar-benar memastikannya. Aku belum pernah melihat hewan ini sebelumnya.”
Antonio berhasil mengikuti hewan ini selama 30 menit sampai akhirnya ia kehilangan jejak. “Lalu hewan itu menghilang begitu saja dan tak ada yang menemukannya lagi. Begitu aku kembali ke kapal bersama tamu-tamuku, aku baru menyadari bahwa kejadian tadi merupakan satu pengalaman spesial bagiku. Dan pengalaman itu adalah hadiah terbaik yang pernah aku terima.”, tambah Antonio.
Spesies yang penting termasuk:
1. Iguana darat, Conolophus subcristatus
2. Iguana laut, Amblyrhynchus cristatus (satu-satunya jenis iguana yang makan makanan dari laut)
3. Kura-kura Raksasa Galapgos, Geochelone elephantopus, dikenal sebagai Galápago dalam bahasa Spanyol, adalah binatang yang menjadi asal nama kepulauan ini.
4. 13 spesies endemis burung kutilang.
5. Pinguin Galapagos, Spheniscus mendiculus
6. Burung laut yang tak terbang, Nannopterum harrisi
Pulau-pulau
Nama pulau-pulau besar dalam Kepulauan Galapagos adalah: San Cristóbal, Española, Santa Fé, Genovesa, Floreana, South Plaza, Santa Cruz, Baltra, North Seymour, Marchena, Pinzón, Rábida, Bartolomé, Santiago, Pinta, Isabela, Fernandina, Wolf, Darwin
sumber : wikipedia dan berbagai sumber lainnya
Sabtu, 29 Oktober 2011
El Yunque National Forest
El Yunque National Forest. Satu-satunya hutan hujan tropis di Amerika Serikat , Luas El Yunque adalah 28.000 hektar ,kelimpahan keanekaragaman hayati sangat menarik untuk untuk Anda jelajahi.Terletak di sudut timur laut Puerto Rico, El Yunque hutan hujan terletak di Pegunungan Loquillo, sekitar satu jam berkendara dari San Juan. Host bagi lebih dari 240 spesies pohon (23 dari yang unik El Yunque), 50 spesies burung (termasuk langka dan terancam Puerto Rico Bayan), dan lebih dari 1200 spesies serangga, El Yunque hutan hujan diakui UNESCO sebagai Biosphere resmi cadangan pada tahun 1976. Karena hutan yang menakjubkan, kekayaan air segar dan berbagai jenis itu menopang, hutan hujan El Yunque terpilih sebagai salah satu dari hanya 28 finalis di New Tujuh Keajaiban Alam kampanye internasional.
Menjelajahi hutan hujan El Yunque. Perhentian pertama adalah Palo Colorado Information Centre, yang berisi banyak informasi tentang hutan hujan dan menjelaskan pemandangan yang indah pengunjung akan ditemui. Panduan informatif kami menjelaskan berbagai spesies tanaman dan serangga .
El Yunque hutan hujan membanggakan rekreasi 24 mil dari jalan untuk pejalan kaki, melalui jalan beraspal menuju berbagai puncak gunung, sambil mengamati air terjun La Coca Falls, yang menakjubkan dengan ketinggian 85 kaki ,mengalir air terjun yang tinggi di atas batu-batu raksasa. La Coca adalah salah satu dari banyak segar air terjun, kolam dan sungai yang dapat ditemukan di seluruh El Yunque hutan hujan, yang menerima 100 milyar galon air hujan per tahun.
Mengamati hutan melalui Yokahu Tower, sebuah menara dengan ketinngian 69-kaki ,tampak garis Yang berliku-liku dari puncak-puncak gunung hijau subur dihiasi dengan serangkaian bunga-bunga merah, daun raksasa dan berkabut awan hujan, memberikan tampilan yang mengagumkan . Pada hari yang cerah, pemandangan membentang sepanjang jalan menuju pantai St Thomas Island, terletak 62 mil di lepas pantai Puerto Riko.
Pendakian melalui Big Tree Trail, turun menuju La Mina Falls yang spektakuler . menikmati bunyi yang gaib “coqui,” atau katak pohon kecil, melihat Rambatan daun besar tergantung dari pohon-pohon tua dan memberikan keteduhan sepanjang jalan. kanopi tanaman hijau. Di La Mina Falls menikmati air terjun yang hampir sempurna dan sejuk
Memilih untuk menjelajahi hutan hujan El Yunque sendirian atau menyewa pemandu wisata. Jika Anda memilih untuk melakukannya sendiri, Anda akan perlu untuk menyewa mobil karena El Yunque terlalu luas untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Saya sarankan untuk menyewa seorang operator tur, sebagai kekayaan pengetahuan dan informasi yang memperkaya pemahaman saya tentang hutan hujan. Jika Anda tertarik untuk berkemah, Anda dapat melakukannya di El Yunque, tapi izin khusus diperlukan agar aman.
Musim hujan di Puerto Rico pada bulan Juni sampai pertengahan November. kunjungan yan baik ke Puerto Riko pada bulan Agustus . El Yunque adalah hutan tropis, hujan sekitar empat kali sehari.
Laut mati
laut mati merupakan sebuah Danau asin (bukan laut, karena berada pada daratan), istilah laut di pakai dikarenakan luasan nya yang mencapai 76 Km panjangnya dan memiliki lebar 16 Km, jadi bisa di bayangkan kalau danau ini begitu luas ( tapi danau ini telah mengalami penyempitan dan pengurangan debit air dikarenakan oleh penguapan yang berlebihan dan kurangnya pasokan air dari Sungai Jordan). Okelah, untuk selanjutnya kita sebut saja danau ini Laut.Laut ini berada pada 420 meter di bawah permukaan laut yang merupakan daerah terendah di permukaan bumi (sedangkan titik terdalam di bumi sendiri di pegang oleh palung mariana).Laut mati berada diantara wilayah Jordania dan Israel.Kadar garam yang begitu besar pada laut ini membuat kita bisa mengapung diatasnya tanpa susah susah berenang, bahkan sambil membaca buku sekalipun! Aneh memang, tapi itulah kejadian alam. Konon kadar garam di laut mati ini mencapai 31.5 % ( itu berarti 9 kali lipat dari kadar garam laut normal yang sekitar 3,5 %. Karena kadar salinitas nya tersebut maka semua benda bisa mengapung diatasnya.
Salah satu cerita mengenai asal muasal laut ini adalah cerita mengenai kaum Nabi Luth, yang bercerita tentang bagaimana hancurnya moral manusia kala itu (sodom gomorah) yang melakukan hubungan sexsual sejenis, terlepas dari cerita itu semua laut mati ini memiliki cerita lain dari segi ilmiah yaitu mengenai kadar garam nya yang tinggi. Terjadi penurunan debit air di laut ini yang mencapai 1 meter tiap tahun nya dikarenakan jumlah air yang masuk dari sungai jordan banyak di pakai untuk keperluan irigasi sehingga pasokan ke laut ini menjadi berkurang dan penguapan nya sangat tinggi, inilah yang menyebabkan mengapa laut ini menjadi asin. Tak ada ikan yang hidup di situ, dan air laut mati bila terkena mata akan sangat perih. Di balik itu semua lumpur laut ini memiliki khasiat tersendiri bagi kaum wanita khususnya sebagai penghalus kulit (Lulur Lumpur laut ).Selain kandungan garam yang amat sangat tinggi, air Laut Mati juga banyak mengandung kalium, magnesium, dan bromium, mungkin karena itulah lumpur laut mati ini dianggap sangat berkhasiat. Israel, Palestina dan jordania sepakat untuk menyelamatkan laut mati ini karena dampak bila terjadi kerusakan pada ekosistem laut mati ini akan sangat buruk bagi kawasan tersebut, tindakan penyelamatan antara lain menyuplai air dari laut merah ke laut mati dengan membuat kanal kanal untuk menghubungkan kedua laut tersebut yang jaraknya sekitar 200 Km, Permukaan air Laut Mati diperkirakan telah mengalami penyusutan dari 392 meter di bawah permukaan laut menjadi 416 meter dan sedang menurun ke tingkat yang sangat mengkhawatirkan.
Tebing Moher (Irlandia)
Ketinggian tebing mencapai 120 meter (394 kaki) di atas Samudra Atlantik di Hag’s Head (Irlandia: Ceann na Cailleach), dan mencapai ketinggian maksimum 214 meter (702 kaki) di utara O’Brien Tower, yang berjarak delapan kilometer. Tebing yang membanggakan ini adalah salah satu pemandangan Irlandia yang paling spektakuler. Pada hari yang cerah, Kepulauan Aran yang terlihat di Galway Bay dapat terlihat seperti juga lembah dan bukit-bukit Connemara.
O’Brien Tower merupakan sebuah menara batu bulat pada titik tengah perkiraan tebing. Dibangun oleh Sir Kornelius O’Brien, seorang keturunan Irlandia, dalam rangka untuk mengesankan pengunjung perempuan. Dari puncak menara itu, kita dapat melihat Pulau Aran dan Galway Bay, Pegunungan Turki Maum dan Dua belas Pins ke utara di Connemara, dan Kepala Loop ke selatan.
bu tinah Island
Bu Tinah adalah sebuah kepulauan kecil di tengah formasi karang dan padang lamun yang luas sekitar 25 km sebelah selatan Zirku dan 35 utara Marawah di Uni Emirat Arab adalah sebagai tak terganggu oleh manusia dan dilindungi sebagai mana pulau di perairan Abu Dhabi . sebagai cagar alam pribadi.Bu Tinah Pulau, kaya keanekaragaman hayati, terletak di dalam Marine Marawah Biosphere Reserve dengan wilayah lebih dari 4.000 km persegi. Cadangan Biosphere adalah wilayah pertama dan terbesar yang ditunjuk UNESCO-cadangan biosfer laut. Tertutup bagi pengunjung, perikanan dan pengumpulan telur penyu (dilarang di Pulau Bu Tinah), larangan yang diberlakukan oleh patroli.
Bu Tinah sebenarnya sekelompok pulau dan beting, bergabung di air rendah, dengan tempat yang lebih besar dari dua atau tiga meter di atas permukaan laut. Pulau utamanya memiliki laguna terlindung membuka ke selatan dengan lingkungan energi yang rendah memungkinkan mangrove dewasa untuk berkembang.


Ada juga habitat terumbu karang yang sehat dengan sebanyak 16 jenis karang dicatat di daerah tersebut. Dan terumbu bertahan dalam kondisi yang akan membunuh spesies karang di bagian lain dunia. Perairan Teluk yang merupakan salah satu perariran terasin dan terpanas di dunia . Karang hidup di air yang ada di antara 23 ° C dan 28 ° C tetapi di disini suhu air setinggi 35 ° C di musim panas.
Bu Tinah habitat berkembang dn merupakan sebuah laboratorium hidup yang unik, dengan kekhususannya untuk penelitian perubahan iklim. Habitat alam ini berbeda dengan perairan dangkal, padang lamun dan mangrove tinggi lainnya. Terumbu karang yang luas, hostuntuk kehidupan laut yang langka dan terancam punah secara global . Burung laut seperti flamingo dan osprey , beragam spesies lumba-lumba, dan penyu sisik jarang bisa ditemukan di Bu Tinah. Perairan pulau itu juga rumah bagi penduduk planet kedua terbesar “dugong”, mamalia laut yang besar yang terancam. Sekitar 600 dari 3.000 duyung diperkirakan hidup di perairan sekitar Bu Tinah dan makhluk ini terdaftar sebagai spesies rentan punah oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam. Sumber daya alam yang berharga ini adalah bagian dari kawasan lindung terbesar di masyarakat Abu Dhabi. karang dan kesehatan habitat dan spesies walaupun temperatur yang tinggi dan tingkat salinitas membuat pulau ini penting untuk kepentingan ilmiah .Popular Posts
-
Langkah yang harus dipersiapkan saat menggambar pemandangan PERSIAPAN Setiap ada kesempatan untuk berlibur ke luar kota, jangan lupa persiap...
-
Sudahkah kamu nyoba nggambar kartun? Susah atau gampang?. Seharusnya sih gampang, tapi bagi mereka yang kesulitan dalam menggambar kartun....
-
SENI Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam ...
-
Pulau Jeju (Jeju-do) adalah pulau terbesar di Korea dan terletak di sebelah selatan Semenanjung Korea. Pulau Jeju adalah satu-satunya provin...
10.33
HAZRUL

















