Translate this page to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Minggu, 23 Oktober 2011

cara menggambar pemandangan alam

Langkah yang harus dipersiapkan saat menggambar pemandangan
PERSIAPAN
  • Setiap ada kesempatan untuk berlibur ke luar kota, jangan lupa persiapkan buku sketsa dan peralatan gambar.
  • Banyak obyek pemandangan alam yang indah dan menarik, sayang jika kesempatan ini sampai terlewatkan.
  • Tempat-tempat yang di kunjungi ke dalam bisa di simpan dalam sketsa gambar
  • Kamu bisa memulai dengan mencari obyek pemandangan yang terbuka.
LANGKAH DALAM MENGAMBAR
  • Buatlah beberapa sketsa kasar untuk mengatur komposisi gambar.
  • Gambarlah secara keseluruhan, hindarkan untuk ingin menggambar secara detail.
  • Pertimbangkan obyek-obyek gambar yang mau kamu masukkan dan keluarkan ke dalam sketsa.
  • Bila berkonsentrasi dan menikmati pemandangan di sekiatr,  akan ditemukan berbagai jenis pohon, bukit, gunung, sungai, perumahan, sawah, dan lain-lain.
  • Semuanya bisa menjadi obyek gambar yang menarik
  • Langit dan awan merupakan satu bagian dari pemandangan, karena itu tetap perhatikan cuaca, pergerakan dan bentuk awan.
  • Setlah keindahan alam dapat dinikmati dalam alam bawah sadar, maka jangan ragu untuk segera mencorret coret sktesanya dalam gambar di kertas
  • Jangan berhenti bekerja sebelum semua yang dinikmati dalam alam di sekiatr kita dapat tertuang sepenuhnya dalam coretan sketsa di kertas.
  • Selanjutnya siapkan alat pendukung gambar lainnya seperti cat warna, spidol, cryon dan sebagaimnya.
Buatlah sketsa yang banyak dan lakukan dengan
cepat agar kamu bisa menggambar secara keseluruhan.
Pada latihan gambar pemandangan ini saya
menggunakan pensil 2B untuk membuat sketsa kasar.
Saya menggambar rimbunan pohon secara keseluruhan,
dan bentangan sawah yang menciptakan adanya ruang.
Saya memakai pensil 2B untuk mengarsir daerah
persawahan dan memberi tekanan pensil yang
berbeda untuk menciptakan tekstur sawah.
Ketika mengarsir bukit dan pohon-pohon rimbun, saya
memakai pensil 4B sehingga menghasilkan arsir gelap.
Saya tidak memperhatikan detail pohon, yang penting
bagaimana pohon itu menutupi daerah perbukitan,
dan ada daerah bukit yang tidak tertutup oleh pohon,
saya mengarsir dengan pensil B. Lihat bagaimana
saya menggunakan berbagai macam arsir, untuk sawah
saya memakai arsir vertikal, sedangkan daerah
perbukitan dengan arsir diagonal. Di belakang
perbukitan, awan tenang menyatu dengan pemandangan
sekitarnya, saya memakai pensil 2H.
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Design by ArulPhotoWork Themes